Postingan

Menjemput Bunga Sakura

Gambar
Himpitan rahasia rahsa, Nurani bersimbah air mata Jelmakan jiwa dalam nikmat aroma semesta bersama kidung prameswara .. “Dimanakah dikau dinda puspita?” Penantian tak ujung usia Merindu, merindulah sendiri Wangi peluhmu kesturi perindu .. Rindu merindulah sendiri Janjimu tidak sampai  sewindu Kini aku hanya mengukur WAKTU … Aku hilang dalam kelebatan Pada ujung penantian daun kesepian Rontok dari dahan sang malam .. Malam..oh malam.. Jangan usik gadisku Biarkan bersama bunga sakura Menunggu bumi terbuka .. Lihatlah disana, ketika langit Menjalari sang fajar Anak-anak bertopi koran Menyusuri pematang sungai liar ... Malam oh malam Jangan usik gadisku.. Biarkan ku disini menunggu pagi .. Kutemukan diriku bersama mimpi Dalam gundah hati dan mau mati Anak-anak desa riang berlari Menuai padi bertelanjang kaki .. Malam oh malam.. Jangan usik gadisku Kulepas sepi  anak panah Bahkan tak dapat ku tarik...

Kisah Spiritual, Hilang Dalam Lipatan

Gambar
Aku, insan dalam lipatan Pusaran waktu dan jelma yang terbuang Sesuatu yang menjadikan ada Maka aku ada dalam kesendirian Ada dalam tatapan, kosong dalam keadaan Menyaru dan menyatu dalam himpitan Jeda yang  hilang Sirna dalam asma-Nya … Wahai pemilik kata, pemilik puja, pemilik segala luka. Buatkanlah untukku singgasana dari rangkaian huruf agar terbaca. Betapa ramainya kesepian ini.   Ku ingin semua mengerti, “Bila tiada mendalam cinta dan kerinduan, tak akan terlalu dalam sakit yang kurasakan”. Waha pemilik asmara, pemilik kamasutra, pemiliki segala rahsa. Buatkanlah untukku peraduan dari segala duka agar teramu dan tersirat di jiwa. Betapa derita melanda bukan sebab  salahnya cinta. Ku ingin semua pahami, “Bila tiada mendalam yang kurasakan, tiadalah  dapat ku belajar mengerti betapa sulit hidup dalam peraduan rindu ini” ... “Ku khabarkan ini padamu…” Berkata sosok itu kepada Mas Thole yang sedang terlelap ses...

Dia Bernama Dewi Anjani

Gambar
“Kisahku bukan buaian atau hanya angan semata dalam lintasan. Banyak hikmah yang ingin disampaikan dalam uraian dan untaian pernyataan. Sampaikanlah kepada yang ingin mendengar kebaikan. Kepada orang-orang yang membutuhkan pembanding atas apa-apa yang di alami. Tugasmu hanya menyampaikan kisahku saja. Ikhlaskan ragamu dan juga seluruh pemahamanmu. Aku akan membantumu untuk menguraikan dan  menelusuri kisah dan juga kesadaran yang membingkai masa lalumu dan juga orang-orang diseputarmu” Pesan tersebut seperti berkata kepada raga terkini Banyak Wide, yang seringkali berada pada posisi paradoks. Banyak sekali pesan yang harus disampaikannya bertentangan dengan keadaan ekologis yang ada. Bahkan seringkali membuat dirinya tidak enak hati. Siapakah dia? Apakah haknya berkisah disini dalam forum majelis yang sangat mulia. Adakah dirinya adalah orang yang diberikan kelebihan dari lainnya?   Sehingga dengan beraninya dia menuliskan pesan-pesan. Heeh…jika ada yang mengatak...

Kisah Banyak Wide-Apabila Langit Terbelah

Gambar
"Kita hanya menyaksikan ... Walau sakit, tp hanya bisa menyaksikan 😭 Sebentar lagi Gongnya sdh bertalu-talu Cepatlah menuju koordinat itu Titik itu akan bergeser pd waktu yg belum tentu kalian masih ada di usiamu Bergerak cepatlah Titik itu sdh mulai tampak dalam tumpuan waktu Genderang kehancuran pertiwi sdh mulai bergaung setiap waktu Aku siapkan semuanya untuk membantu kalian Karena ini titik waktu yg sudah tertentu Besok berangkat dalam urut waktu Kalian akan mendapatkan semua tanpa ada yang menghalangi perjalanan Kami Bersiaplah Titik kordinat itu sudah di ufuk waktu Satu Dan menyatu Itu satu Dalam kurun waktu Satu Dalam waktu Hanya itu..” ... Tidak beranjak dari pertapaannya Banyak Wide terus menatap langit hijau yang terhampar. Kerinduannya pada malam-malam sebelumnya. Pada waktu yang sama saja keadaannya. Telah merusak jaringan fikirannya. Langit yang sama namun mengapa rahsa menjadi tak sama. Kini dirinya merasa sendir...