Kisah Spiritual, Terungkapnya Misteri Kesatria Piningit (2)
Kapankah kita 'kan merapat di pantai yang kita impikan untuk menangis sepuas hati, untuk melepaskan derita ini? Kapankah kita 'kan rasakan harumnya kembang setaman Sekian lama kita hanya berlayar hanya kenal lautan dan lautan Bahtera ini kecil, gampang terbawa angin Sekelompok batu karang siap meremukkan Kapankah kita 'kan berlabuh? (Petikan Syair Kapankah lagi kita kan berlabuh by Ebiet G Ade) Pertanyaan itu menggurat kepala, saat kisah ini akan digulirkan kembali. “Kapankah kita kan berlabuh, dipantai yang kita inginkan. Sekian lama kita berlayar hanya kenal lautan dan lautan. Lihatlah, sekelompok batu karang siap meremukan.” Yah, mereka bertanya pada angin dan lautan. Lirih hati bertanya, betapa tidak, berhadapan dengan lautan luas kesadaran. Kemudian berhadapan dan dibenturkan dengan realitas keadaan. Masih lagi kapal mereka, berdiri diantara badai pemikiran. Didepannya karang logika rasionalitas pemahaman. Dimanakah layar akan ...